Tampilkan postingan dengan label anak susah makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak susah makan. Tampilkan semua postingan

Ternyata Begini Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan. Banyak orang tua di luar sana memiliki anak yang susah makan. Mungkin ibu salah satunya. Banyak cara atau tips mengatasi masalah anak susah makan sudah dicoba namun hasilnya nol besar.

Kebanyakan orang tua akan menyerah dengan cara memberikan susu saja. Mereka berpikir bahwa kalaupun anak tidak mau makan, ia sudah mendapatkan asupan nutrisi dari susu.


Jika ibu berpikir demikian, maka hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Ibu harus ingat bahwasannya saat anak sudah menginjak balita, sumber utama nutrisi baginya adalah makanan. Bukan susu. Susu hanya digunakan sebagai pelengkap saja.

Ibu tidak boleh frustrasi dan tidak percaya lagi dengan segala jenis tips mengatasi masalah anak mogok makan.

Cobalah menerapkan 3 langkah-langkah untuk mengatasi anak yang susah makan berikut ini dan lihat apa yang terjadi.

Lebih Akrab dengan Anak

Apakah ibu merasa belum memberikan waktu yang lebih banyak untuk anak? Jika ya, pantas saja jika anak ibu susah makan. Ia menolak makan mungkin saja bukan karena tidak suka. Itu hanya dikarenakan ia kurang nyaman dan kurang senang.

Maka, yang perlu ibu lakukan adalah memperkuat dulu ikatan antara ibu dan anak. Ajaklah si kecil untuk bermain. Buat ia senang entah dengan jalan-jalan atau dengan bermain permainan apapun yang ia suka.

Seperti halnya orang dewasa, mereka tidak selera makan ketika suasana hatinya kurang baik. Sementara itu, ketika suasana hatinya gembira, maka nafsu makan mereka akan muncul kembali.

Buat Menu Makanan yang Menarik

Setelah ibu berhasil membuat anak senang, ibu baru bisa memberikan menu makanan. Pastikan ibu membuatkan menu makanan yang menarik. Buat tampilan makan menarik bagi anak. Seperti contoh, ibu bisa gunakan berbagai jenis sayuran aneka warna atau menyajikan makanan favoritnya di tempat yang bagus dan berwarna-warni. Tampilan makanan yang bagus akan membangkitkan selera makan anak.

Beri Pujian

Ibu pasti senang sekali ketika melihat anak ibu sudah mulai makan dengan lahap kembali. Untuk itu, ibu perlu meluapkan rasa senang tersebut dengan cara tepuk tangan atau mengatakan "hore". Ini juga bentuk dari pujian kepada anak. Dengan adanya pujian, anak akan semakin senang dan ter motivasi untuk makan lagi dan lagi.

Akan tetapi, sebaiknya ibu tidak berlebihan atau terlalu sering memberikan pujian kepada anak. Ketika terlalu sering, maka anak tidak akan menganggap pujian tersebut sebagai sesuatu hal yang istimewa.

Jadi, sesekali ibu memberikan pujian ketika anak terlihat kurang semangat makan. Dengan demikian, anak akan menemukan nafsu makannya kembali saat ibu memberikan pujian.

Memang sangat mengkhawatirkan jika anak tiba-tiba susah makan apalagi hal tersebut berlangsung cukup lama. Oleh sebab itu, ibu harus tanggap. Artinya, jangan menunggu terlalu lama sehingga anak semakin susah diajak makan.

Lakukan langkah tersebut di atas secara berurutan. Yang terpenting adalah kuatkan ikatan dengan anak ibu. Ajak ia bermain agar senang. Baru kemudian ibu bisa mengajaknya untuk makan.

Mungkin saja anak ibu bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja. Ibu bisa mencoba menu makanan yang baru. Jika selama ini si kecil makan makanan berkuah, cobalah ibu membuatkan nasi dengan lauk ikan tanpa kuah. Atau, ibu buatkan menu nasi yang dibungkus dengan telor sehingga tampak menarik. Munculkan ketertarikan anak terhadap makanan, maka nafsu makan anak akan kembali lagi.

Anak Anda Susah Makan Nasi? Ini Alasannya

Anak Anda Susah Makan Nasi? Ini Alasannya

 
anak susah makan

Anak susah makan tentu menjadi kekhawatiran sendiri bagi Ibu karena takut akan asupan nutrisi nya yang kurang. Padahal anak-anak sedang berada dalam masa pertumbuhan dan membutuhkan banyak sekali kebutuhan nutrisi untuk perkembangan tubuhnya. Namun, bagaimana jika anak Ibu tidak suka makan nasi yang merupakan makanan pokok yang penting bagi tubuh?

Banyak Ibu yang mengira bahwa ketika anak susah makan karena sedang tidak mood atau malas makan, padahal dibalik itu semua, tentu ada suatu hal yang harus diperhatikan dengan jeli oleh para orangtua terhadap alasan dari anak susah makannasi. Berikut akan dijelaskan penyebab anak susah makan nasi.

1.     Kesalahan Dalam Proses Pemberian Makanan Pada Anak
Dalam masa pertumbuhan anak, tentunya terdapat beberapa proses dalam pemberian makannya, semua dilakukan secara bertahap, step by step. Sebagai contoh, saat usia bayi sampai pada 4 bulan maka harus diberikan ASI eksklusif. Step selanjutnya ketika bayi menginjak usia 4-6 bulan maka mulai dikenalkan dengan makanan tepung-tepungan seperti bubur susu. Lalu usia 6 bulan sampai akhir ketika bayi memasuki usia lebih dari 1 tahun, ia akan mulai memakan makanan yang biasa dikonsumsi oleh keluarga. Nah, dengan bertahapnya proses pemberian makan tersebut, terkadang ada sebagian orangtua yang menyediakan nasi pada usia sebelum waktunya sehingga anak akan merasa jenuh terhadap makanan tersebut dan mulai susah untuk memakannya.

2.     Menu Makanan yang Monoton
Terkadang Ibu hanya memikirkan kesehatan dan kebutuhan gizi anak tanpa memikirkan bentuk dan variasi dari makanan tersebut sehingga Ibu cenderung menyediakan menu makanan yang itu-itu saja. Maka dari itu, nasi yang sebenarnya nikmat jika disandingkan dengan lauk pauk pun akan menjadi membosankan untuk dimakan oleh sang buah hati karena variasi paduan nasi yang membosankan. Maka dari itu, hendaknya Ibu lebih kreatif dan variatif dalam menyajikan menu makanan. Cobalah untuk menghias makanan yang Ibu masak seperti telur mata sapi yang diberi mata dengan sosis atau lainnya sehingga anak pun merasa senang saat memakannya.

3.     Terlalu Disiplin Saat Waktu Makan
Disiplin memang boleh, namun penyebab anak susah makan nasi juga dapat dikarenakan oleh kedisiplinan Ibu yang selalu mengatur waktu makan secara tepat. Seperti membatasi waktu makan dan mengatur kapan saatnya makan. Hal ini dapat membuat anak malas untuk makan karena selalu diberi waktu untuk makan, sehingga ketika waktu makan datang, ia cenderung menolak untuk makan.

4.     Camilan Sebelum Makan
Apakah Ibu suka memberikan camilan pada anak sebelum memakan nasi? Atau saat mendekati waktu makan? Nah, keadaan seperti ini juga sebaiknya dihindari jika menginginkan anak Ibu suka makan nasi. Nasi yang kaya akan karbohidrat akan jenuh untuk dimakan karena sudah kenyang duluan dengan camilan yang diberikan. Maka dari itu, hendaknya Ibu tidak memberikan camilan sebelum waktu makan agar anak bersemangat untuk makan nasi.

5.     Terdapat Penyebab Lain
Jika memang dari berbagai alasan diatas tidak ada yang sesuai, maka mungkin anak Ibu memiliki penyebab lain sehingga ia susah makan nasi. Penyebab dari anak susah makan pun beragam, seperti karena faktor penyakit yang membuat nafsu makannya menurun ataupun menjadi mual saat memakan nasi. Sebagai contoh penyakit TBC, penyakit saluran kemih, infeksi parasit dan penyakit lainnya yang harus segera dikonsultasikan ke dokter anak.


Setelah mengetahui berbagai alasan di atas, maka Ibu sebenarnya tidak perlu khawatir dan cobalah untuk mengatasi masalah anak susah makan nasi dengan memperbaiki alasan yang ada. Jika memang sulit, cobalah untuk memberikan vitamin yang dapat memenuhi nutrisi dan gizi anak agar tetap terpenuhi.

DUNIA KESEHATAN

DUNIA ISLAM