Tampilkan postingan dengan label Organ Intim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organ Intim. Tampilkan semua postingan

Jangan Malas. Yuk-Simak Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam

Jangan Malas. Yuk-Simak Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam


Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam. Merupakan hal yang sangat penting bagi kaum wanita untuk memperhatikan kebersihan intim kewanitaan, mencukur bulu kemaluan. Namun ada juga para wanita yang enggan untuk melakukannya, padahal mencukur bulu kemaluan wanita mempunyai manfaat yang luar biasa.

Mencukur bulu kemaluan akan sangat bermanfaat jika dilakukan dengan cara yang benar.
Dengan tumbuhnya bulu kemaluan menandakan seorang wanita telah menjadi dewasa dan telah mengalami proses kematangan seksual.
Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam
Bulu kemaluan ini berfungsi untuk melindungi organ intim kewanitaan yang sangat sensitif. Selain itu dapat mengurangi terjadinya gesekan-gesekan saat melakukan hubungan intim. Tetapi meskipun demikian, bulu kemaluan ini tidak boleh dibiarkan tumbuh terus.

Bulu kemaluan perlu juga untuk dirapikan, agar dapat diperoleh beberapa manfaat mencukur bulu kemaluan.

Dalam islam terdapat anjuran untuk mencukur bulu kemaluan. Hal ini berguna agar terhindar dari berbagai penyakit dan bakteri.

Sebagaimana Sabda Rasulluah SAW, dari Abu Hurairah ra:
Fitrah ada 5: khitan, mencukur bulu kemaluan, memendekkan kumis, potong kuku, dan mencabut bulu kemaluan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Terdapat anjuran dan manfaat mencukur bulu kemaluan menurut islam, yuk-simak;

1. Organ wanita akan lebih terjaga


Bulu kemaluan yang dibiarkan panjang akan menjadi tempat berkembangnya jamur, bakteri dan juga kuman. Hal ini bisa memicu terjadinya keputihan tidak normal, ataupun infeksi pada saluran kencing.

Karena bulu kemaluan yang tidak dicukur akan mendorong organ intim kewanitaan menjadi lebih lembab, apalagi jika setelah buang air kecil atau buang air besar. Dan tentunya akan lebih mengalami kesulitan karena harus mengeringkan banyaknya bulu kemaluan.

2. Terhindar dari bau


Organ intim kewanitaan yang terlalu lembab, atau sering berkeringat karena lebatnya bulu kemaluan bisa menyebabkan munculnya bau tak sedap pada miss v. Hal ini akan sangat mengganggu, terutama bagi kaum wanita yang telah menikah.

3. Kebersihan saat menstruasi


Saat menstruasi tentu akan menimbulkan rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh bulu kemaluan yang terlalu lebat. Karena darah menstruasi dapat tertinggal di bulu kemaluan. Jika terjadi dapat memicu timbulnya rasa gatal. Selain itu akan menjadi tempat berkembangnya bakteri yang merugikan kesehatan vagina.

4. Meningkatkan rasa percaya diri


Bagi wanita yang telah menikah, menjaga kebersihan organ intim dengan mencukur bulu kemaluan ini bisa menimbulkan rasa percaya diri. Dengan organ intim kewanitaan yang bersih, segar dan tidak mengeluarkan bau yang tak sedap, akan membuat kamu lebih percaya diri di hadapan pasangan, apalagi saat melakukan hubungan intim.

Namun hal yang harus diperhatikan mencukur bulu kemaluan ini tidak boleh dilakukan dengan sembarangan, sebelum mencukur, harap persiapkan terlebih dahulu alat-alat yang digunakan untuk merapikan bulu kemaluan.

Yuk-Simak Tips Merawat Kemaluan Wanita Usai Melahirkan

Tips Merawat Kemaluan Wanita Usai Melahirkan. Jika melahirkan secara normal, maka kamu dapat menemui beberapa perubahan pada vaginamu. Area vaginamu mungkin dapat terasa mati rasa, nyeri, kering, membengkak, atau terlihat lebih lebar dari biasanya. Dan jika vaginamu robek dan diharuskan dijahit, rasa nyeri tersebut mungkin dapat terasa lebih parah.


Beberapa hal berikut dapat kamu lakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan pada vagina usai melahirkan:

1. Vagina nyeri. 

Setelah melahirkan, area vaginamu dapat terasa menyakitkan atau nyeri. Hal ini dapat dibarengi oleh pembengkakan dan mati rasa, maka untuk mengatasi rasa tidak nyaman tersebut, kamu bisa membalut es dengan kain, lalu menempelkannya ke area vagina selama 10 hingga 20 menit.

Biasanya kondisi nyeri ini dapat membaik dalam satu setengah hingga tiga bulan pasca persalinan.

2. Vagina kering. 

Penurunan kadar hormon estrogen pasca hamil dapat mengurangi produksi cairan lubrikasi yang menyebabkan vaginamu akan terasa kering, dan kadarnya bisa lebih turun lagi jika kamu menyusui. Kondisi ini bisa membuat aktivitas seks menjadi terganggu, bahkan menjadi menyakitkan.


Untuk mengatasi vagina kering, kamu bisa melakukan hal berikut ini:

  • Perbanyak minum air sehingga membuat tubuhmu terhidrasi.
  • Sebelum berhubungan seks, tingkatkan waktu foreplay.
  • Kamu bisa memakai produk cairan lubrikasi berbahan dasar air jika setelah foreplay vaginamu masih belum cukup basah.
  • Lakukan beberapa posisi dan teknik bercinta.
  • Kamu bisa mencoba menggunakan pelembap untuk vagina.

3. Lubang vagina lebar. 

Lubang vagina menjadi lebar disebabkan oleh peregangan otot dasar panggul akibat proses melahirkan. Meski kemungkinan vaginamu tidak dapat kembali normal seperti sebelum melahirkan, lubang vagina lebar ini bisa diatasi dengan melakukan senam untuk dasar panggul, yang biasa disebut senam kegel.

Senam ini bisa membantu mengencangkan otot-otot vagina dan dasar panggulmu yang akan membuat hubungan intim kamu menjadi lebih baik.

Kamu dapat melakukan senam kegel sendiri dengan cara seperti ketika kamu sedang berusaha menahan untuk buang air kecil. Di awal-awal latihan, lakukan pengencangan dan pengenduran otot-otot dengan cepat, dan setelah itu lakukan secara perlahan-lahan, namun jangan melakukan pengencangan lebih dari 10 detik, dan ulangi sebanyak 10 kali tiap setnya. Senam kegel dapat dilakukan sebanyak 4 hingga 6 set tiap harinya.

Senam kegel sangat mudah dipraktikkan. Dapat dilakukan di mana pun seperti saat sedang menonton TV, membaca buku, atau mengantri di kasir.

4. Jahitan di area vagina atau episiotomi. 

Jika kamu mengalami hal ini, jaga selalu agar jahitan tetap bersih dan kering. Dengan menjaga vaginamu tetap bersih dan kering akan mengurangi risiko terjadinya infeksi pada area vagina.

Cara yang bisa kamu lakukan antara lain:


  • Mandi setidaknya sekali dalam sehari akan membantu menjaga jahitanmu tetap bersih.
  • Ganti pembalut secara rutin, dan jangan lupa cuci tangan sebelum dan sesudah menggantinya.
  • Biarkan jahitan terpapar udara. Caranya yaitu dengan membuka celana dalam, lalu berbaring di tempat tidur selama 10 menit agar jahitan cepat kering. Jangan lupa letakkan kain atau handuk di bawah bokong untuk menjaga kain sprei tetap bersih.
  • Hindari celana dalam yang terlalu ketat.
  • Gunakan celana dalam, celana panjang, atau rok berbahan katun dan longgar. Penggunaan bahan yang baik akan menjadikan jahitanmu bisa terpapar udara, dan bisa menjaganya tetap kering. Ingat, makin kering jahitan, proses penyembuhannya juga akan semakin cepat.

Cara berikut ini bisa kamu lakukan untuk mengatasi rasa nyeri luka jahitan pada vagina pasca melahirkan:


  • Kompres dingin area jahitan selama 30 menit, dan jika kamu ingin mengompresnya kembali, tunggu hingga 60 menit.
  • Ke mana pun kamu pergi selalu bawa botol air hangat yang dicampur antiseptik yang diresepkan oleh dokter. Membawa botol berisi air hangat akan berguna ketika kamu ingin pergi ke toilet, kamu bisa melakukan pembilasan akhir dengan cairan tersebut.
  • Rendamlah area vagina dengan air hangat yang dicampur dengan antiseptik, setelahnya keringkan area tersebut dengan handuk lembut yang bersih.
  • Letakkan sebuah bantal lembut di bawah bokongmu jika kamu merasa sakit saat duduk, dan jangan duduk dengan posisi paha terbuka lebar.
  • Saat buang air besar (BAB), jangan mengejan terlalu kuat. Disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat agar tinja mudah dikeluarkan saat BAB.
  • Lakukan senam kegel secara rutin. Latihan ini bisa meningkatkan aliran darah ke area jahitan dan mempercepat proses penyembuhan.
  • Minumlah obat anti nyeri sesuai resep dokter seperti paracetamol atau ibuprofen. Namun jika kamu sedang menyusui, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsinya.
  • Segera konsultasikan ke dokter jika kamu merasa area vaginamu tidak kunjung membaik atau justru bertambah sakit atau terlihat tanda-tanda infeksi.

WASPADALAH! 5 Hal Berbahaya Pada Vaginamu Yang Jangan Sampai Kamu Lakukan

Berhenti melakukan 5 hal berbahaya pada vaginamu

Mengingat ada banyaknya penyakit kelamin yang bermunculan maka perlu kamu simak 5 hal berbahaya yang jangan sampai kamu lakukan pada Vaginamu.

Kamu sebagai cewek pasti was-was dan insecure apakah vaginamu baik-baik saja atau tidak. Kalau kamu sudah merawatnya dengan baik dan menjaga kebersihannya, semua hal yang dapat menyebabkan penyakit yang tidak diinginkan akan jauh darimu.

Tidak hanya menjaga kebersihan vagina, kamu juga harus memastikan untuk tidak melakukan 5 hal berbahaya ini pada vaginamu.

1. Pastikan jangan sampai masuk sabun ke dalamnya.


Pastikan sabun tidak masuk ke dalam vaginamu saat kamu membersihkannya. Sabun menciptakan ketidak seimbangan pH, akibatnya infeksi yang dapat membuat vaginamu berada dalam kondisi tidak enak. Selalu gunakan sabun pembersih vagina yang berbahan alami saja agar dapat menjaga keseimabangan pH nya.

2. Hindari penggunaan tampon.


Sebenarnya tampon bukan pilihan yang tepat meskipun tampon cukup terkenal dan banyak digunakan. Sebaiknya juga kamu memikirkan dampak yang timbul karena bentuknya yang panjang dan harus dimasukkan ke dalam vagina. Jika kamu tidak menggantinya sampai beberapa jam, coba dibayangkan berapa bakteri yang akan masuk ke dalam vaginamu.



3. Jangan sampai rambut masuk ke dalam vagina.


Berapa kali dalam satu bulan kamu mencukur rambut dikemaluan? Mencukur harus dilakukan secara berkala, karena dengan membiarkannya memanjang dan sampai masuk ke dalam vagina itu bukan hal yang baik. Ada banyak bakteri dalam rambut tersebut. Dan kamu sama saja mengirimkan penyakit jika kamu tidak mencukurnya.

BACA JUGA

4. Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat atau g-string.



Menggunakan g-string akan membuat vaginamu menderita. Mengapa? Karena tali g-string justru akan menciptakan luka akibat gesekan yang terus-menerus saat kamu berjalan. Dan akibatnya vaginamu akan mengalami infeksi bakteri selain iritasi.

Begitu juga dengan emakaian celana dalam yang ketat, karena akan membuatnya lembab.

5. Jangan melakukan douching pada vaginamu.


Proses memasukkan air ke dalam vagina ini menimbulkan lebih banyak bakteri. Selain itu hal ini bisa juga meningkatkan resiko penyakit radang pada panggul. Maka hindarilah proses ini untuk vaginamu.

Sebaiknya kamu jangan sampai melakukan 5 hal berbahaya pada vaginamu di atas. Bila saat ini kamu sedang melakukan salah satu hal berbahaya diatas, maka perhatikan gejala yang kamu miliki. Jika kamu merasa vaginamu sakit berkepanjangan, sebaiknya kamu segera memeriksakannya ke dokter, sesegera mungkin.

DUNIA KESEHATAN

DUNIA ISLAM